Memasuki Ruang Bahasa Indonesia, mungkin Anda merasa seolah-olah masuk ke dalam suatu lingkungan yang serba formal. Baik pemakaian kosakata maupun penggunaan tata bahasa Indonesianya pun harus baku. Suasananya terasa kaku….

Namun, Anda jangan lupa bahwa bahasa Indonesia, bukan hanya bahasa resmi dan bahasa baku saja, melainkan juga ada bahasa gaul yang santai, prokem (slang) yang aneh-aneh dan sebagainya. Kali ini saya coba menyajikan beberapa kata-kata bahasa gaul dan prokem sebagai selingan. Akhir-akhir ini kalau Anda membaca Tabloid Remaja ataupun Tabloid Artis, akan Anda jumpai kata-kata sebagai berikut.

Contoh:
1. ultah = ulang tahun
  orbek = orang beken = orang terkenal
  seleb = selebriti
  * Waktu pesta ultah diva pop itu, banyak orbek dan seleb yang diundang.
2. borju = borjuis = orang kaya = cukong
  resto = restoran
  * Ayahnya Sandra borju, punya beberapa resto mewah di kota ini.
3. promo = promosi
  * Banyak orang berbelanja di pasar swalayan yang sedang menawarkan
  barang-barang dengan harga promo.
4. jutek = kesepian
  manten = menjadi pengantin = menikah
 * Kalau lagi jutek, nonton aja sinetron “Kecil-kecil udah manten”. Pasti
   terhibur, deh! Anda ingin tahu beberapa kata prokem ABG (anak baru
   gede)? Ini dia…………
5. PHK = putus hubungan kasih = putus cinta
  komik = korban minuman keras = alkoholis
  ilfil = ilang feeling = tidak punya rasa cinta lagi
  ranbo = ramping bodi = tubuh yang langsing
  do’i = pacar
  Contoh percakapan:
  Ira  : Eh, aku lihat Ayako, lagi jalan-jalan sama cowok lain.
  Tiny : Bener? Ayako yang ranbo pacarnya si Deny?
  Ira  : Iya. Kasihan dech, si Deny, do’inya digaet orang.
  Tiny : Pantesan. Kayaknya udah di-PHK-kan, akhir-akhir ini si Deny jadi
      komik, lantas ilfil sama cewek.

Nah, kesan bahwa bahasa Indonesia selalu formal, tidak benar. Banyak jenis dan variasinya, bukan? Tergantung dari lingkungan pemakaiannya. Pada forum formal pakailah bahasa Indonesia yang tepat dan baku. Pada forum tidak formal gunakan bahasa yang santai. Dalam bahasa Jepang pun sama saja, ‘kan? ***

Sumber: http://www.indonesia.co.jp/bataone/ruangbahasa03.html